Penggiat Budaya: Lomba Video Pengaplikasian Harapan Sanggar Kesenian Kaur

Penggiat Budaya: Lomba Video Pengaplikasian Harapan Sanggar Kesenian Kaur
Foto bersama bupati dan pemenang lomba usai penyerahan hadiah.

Kaur, Scientia – Bupati Kaur, Lismidianto menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Video Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Selasa (17/8). Lomba ini diselenggarakan penggiat budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Juara pertama kategori lomba kesenian musik dan tari diraih oleh Sanggar Seni Puteri Serunting Sakti, disusul oleh sanggar Seni Tari Antan Betunas dan juara ketiga diraih oleh sanggar Seni Bakti Remaja.

Juara 1 film pendek diraih oleh Komunitas Onstar Radio dengan judul Film “Nepik Basemah”. Juara 2 oleh Himpunan Mahasiswa Bumi Rafflesia kerja sama dengan Sanggar Dua Putera Semidang Gumay dengan judul “Makna Serase Sehijean”, juara 3 diraih oleh Komunitas SGM Squad dengan judul film “Budaya Pembacaan Kitab Berzanji”.

Penggiat Budaya Direktorat Jenderal Kemendikbudristek RI, Meki Elyantoni menjelaskan, tugas penggiat budaya yaitu penyebarluasan informasi program Dirjen Kebudayaan kepada masyarakat Kabupaten Kaur. Di antaranya program beasiswa bagi pelaku budaya baik tingkat S1, S2, S3, pemajuan kebudayaan desa, pengrekrutan peserta jalur rempah dan lainnya.

Meki juga menambahkan, lomba video merupakan bagian dari pengaplikasian harapan-harapan sanggar di Kabupaten Kaur untuk melakukan kegiatan kesenian dan kebudayaan.

Menurutnya, sanggar di Kabupaten Kaur melakukan latihan tari tetapi dengan kurangnya lomba maka akan mengurangi semangat sanggar. Pelaksanaan kegiatan lomba video ini juga ingin mendeteksi berapa banyak tarian adat, tarian kreasi serta pengarsipan tarian di Kabupaten Kaur.

“Harapannya, ke depan kita bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan kesenian dan kYebudayaan Kabupaten Kaur. Baik pekan budaya maupun lomba kebudayaan sebagai bagian dari pelestarian kebudayaan dan arsip kabupaten,” imbuh Meki.

untuk mempromosikan kekayaan kebudayaan di kabupaten Kaur kepada kabupaten dari luar kabupaten Kaur melalui media yuotube bahkan kepada ditjen kebudayaan Republik Indonesia,” kata Meki kembali.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini