PT NSC Disurati Konsumen Korban Debt Collector

PT NSC Disurati Konsumen Korban Debt Collector
Konsumen PT NSC Finance setelah selesai menyampaikan surat terbuka, Kamis (3/6).

Bengkulu, Scientia – Konsumen PT NSC Finance, berinisial R akhirnya menyurati perusahaan tersebut. Konsumen ini menyurati langsung PT NSC karena merasa jadi korban dari PT Rajawali Perkasa yang menarik paksa kendaraan bermotor melalui debt collector.

“Sebagai konsumen saya merasa kecewa akibat proses penarikan kendaraan bermotor saya. Namun bukan itu saja, PT NSC kuat dugaan bekerja sama dengan pihak ketiga PT Rajawali Perkasa dan menjual nama LPK dengan dalih perlindungan konsumen,” ungkap R, Kamis ( 3/6).

Menurut R, perusahaan terkesan memfasilitasi pihak ketiga yang mengarah pada pencurian. Tidak ada penunjukan surat fidusia dalam proses penarikan yang berarti indikasi kuat untuk UU No 42 Tahun 1999.

R menjelaskan surat terbuka ini akan ditembuskan mulai dari OJK, Kepolisian tingkat Polda dan Polres, Bank Indonesia, DPRD Provinsi Bengkulu, Pemprov Bengkulu, Bank Indonesia, hingga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

“Hal ini perlu dilakukan agar menjadi perhatian kepada pihak berwenang dan pemerintah agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang pada masyarakat,” tutupnya.(tom)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini