12 Aktivis HMI Diamankan Saat Aksi Solidaritas untuk Palestina

12 Aktivis HMI Diamankan Saat Aksi Solidaritas untuk Palestina
Massa HMI saat aksi solidaritas untuk Palestina di Kedubes AS, Jakarta.

Bengkulu, Scientia – 12 aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diamankan aparat kepolisian saat unjuk rasa terkait Palestina di dekat Kedubes AS, Jakarta pada Jumat, (21/5). Mereka ditahan oleh aparat kepolisian dikarenakan dianggap mengganggu ketertiban umum serta melanggar prokes.

Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Bengkulu, Andi Wijaya angkat bicara perihal itu. Ia sangat prihatin atas dehumanisasi yang dilakukan oleh pihak Israel kepada Palestina. Karena bukan hanya saudara Islam saja yang ada di sana, melainkan juga ada umat Kristiani dan agama lain.

“Kita juga meminta pihak pemerintah RI untuk memberikan support moril dan materil terhadap Palestina. Para dewan PBB segera merundingkan untuk perdamaian Palestina,” ungkapnya kepada Scientia, Minggu (23/5).

Andi menambahkan, seharusnya aparat kepolisian itu harus cerdas dalam mengamankan massa aksi yang sedang melakukan unjuk ekspresi dengan pendekatan yang humanis.

“Ini kok harus takut dalam menanggapi orang-orang yang menyampaikan pendapat. Apabila aparat kepolisian tidak cerdas dalam menanggapi maka akan menimbulkan antipati dari peserta aksi dan akan menimbulkan dampak negatif lebih buruk lagi,” ujarnya.

Selaras dengan presidium, kader HMI Bengkulu, Hanifatul Latifa juga mengungkapkan keprihatinannya.

“Kita sangat miris melihat saudara saudara kita di diskriminasi saat menyampaikan pendapatnya. Seharusnya aparat kepolisian lebih humanis dalam menyikapi dan taat akan SOP kepolisian,” ujarnya.(kris)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini