Virus Jambrana Serang Sapi di Air Dingin

Sala satu sapi yang mendadak mati milik Roni, peternak sapi di Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat Kabupaten Benteng. [Foto: Ist]
Sala satu sapi yang mendadak mati milik Roni, peternak sapi di Air Dingin, Kecamatan Talang Empat Kabupaten Benteng. [Foto: Ist]
Bengkulu, Scientia –¬†Sejumlah peternak di wilayah Air Dingin, Kecamatan Talang Empat melaporkan sapi-sapi mereka terserang penyakit Jembrana yang mengakibatkan kematian mendadak.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu bantuan dari pemerintah setempat untuk menyelesaikan masalah yang berpotensi besar merugikan petani ini.

“Sebagai peternak, kami merasa kewalahan merawat sapi yang sedang sakit,” ujar Roni M, salah satu peternak sapi Air Dingin.

Pasalnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk merawat sapi terjangkit relatif besar. Roni menyebutkan, untuk sekali penyuntikan bisa menghabiskan antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Biaya makin membesar saat sapi-sapi tersebut harus diberikan makanan khusus untuk membantu pemulihan. Makanan ini cukup bervariasi mulai dari makanan olahan khusus, gula merah hingga makanan lunak seperti dedak padi.

Bahkan untuk menambah stamina si sapi, peternak juga memberikan gula merah yang dicampur air kelapa.

Beratnya biaya yang ditanggung membuat peternak tak dapat berbuat banyak. Hingga pekan ini, sudah dua sapi milik Roni yang mati mendadak.

“Walau sudah diupayakan semampunya, setidaknya dalam minggu ini dua ternak sapi sudah mati,” tutup Roni. (Ak)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini